HOBI SEBAGAI PENCEGAH STRESS SELAMA WORK FROM HOME DI MASA PANDEMI

Bekerja dari rumah lebih banyak membutuhkan variasi daripada bekerja dari tempat kerja. Perpaduan tanggung jawab dari dua bidang utama kehidupan kita yakni pekerjaan kantor dan pekerjaan rumah dapat menjadi sumber stress yang cukup besar, terutama selama pandemi.  Faktanya, dalam studi yang dilakukan di Amerika Serikat dalam Very Well Mind [03/17/2020] ditemukan bahwa 41 persen dari karyawan yang lebih sering bekerja dari rumah juga menganggap diri mereka mengalami stress, dibandingkan dengan hanya 25 persen dari mereka yang hanya bekerja di tempat kerja.

Benar adanya bahwa sebagian besar orang menyukai fleksibilitas yang datang dengan bekerja dari rumah seperti bangun dan tidur pada waktu-waktu yang ditentukan sesuai dengan keinginan pribadi sehingga dapat dilakukan dengan bebas. Namun, hal ini bisa juga lepas kendali dan membuat stress karena keluar dari struktur yang seharusnya dapat membatasi. Batasan tersebut semakin diperkuat dengan adanya isolasi setiap orang di rumah masing-masing.

Realitas baru dengan mengisolasi diri akibat pandemi berdampak cukup besar pada cara bekerja. Saat ini banyak orang bekerja dari rumah, berurusan dengan kenyataan menyulap tanggung jawab di rumah dengan tanggung jawab pekerjaan dan tidak benar-benar memiliki garis pembeda antara keduanya. Kombinasi bekerja dari rumah ditambah mengisolasi diri adalah salah satu cara cepat stress menyerang seseorang.

Kebanyakan orang yang terkena stress akan merasakannya setelah hal itu terjadi. Alangkah baiknya apabila kita dapat menghindari stress tersebut dengan ara termudah yaitu melakukan hal yang kita gemari alias hobi. Hobi kerap dianggap sebagai aktivitas yang tenang dan santai namun orang dengan kehidupan yang sibuk hingga stress mungkin membutuhkan hobi lebih dari orang pada umumnya. Kenyataanya hobi tidak perlu dilakukan dengan cara yang membebani dan memerlukan banyak bahan pendukung. Aktivitas sehari-hari juga dapat menjadi hobi baru di masa pandemi, seperti memasak, bercocok tanam, membaca buku dan berolahraga.

Selama ini memasak adalah kegiatan utama di rumah sebagai pemenuh asupan nutrisi saja, namun yang mungkin tidak terlalu dimengerti adalah bahwa memasak  juga bisa menjadi cara yang efektif untuk menghilangkan stres. Melalui memasak akan muncul kesempatan menjadi kreatif, merangsang otak, dan bahkan terhubung dengan orang atau tempat yang belum pernah dikunjungi. 

Begitupun halnya dengan bercocok tanam, saat akan bercocok tanam pasti kita akan berpikir bahwa hal tersebut merepotkan dan perlu banyak peralatan. Namun, hal itu tidak akan terjadi apabila kita memang memiliki keinginan untuk memperoleh hasil dari bercocoak tanam. Ambil contoh, memanam tumbuhan seperti bunga, keladi-keladian, sayur dan berbagai tanaman hias maka yang akan kita tuai keindahan dan hasil buah dari tumbuhan yang telah cukup umur.

Membaca juga bisa menjadi pelarian stress yang indah dan sehat. Cukup dengan membuka buku, kita akan membiarkan diri masuk ke dunia sastra yang mengalihkan perhatian dari pemicu stress. Membaca bahkan dapat membuat tubuh kita rileks. Cari buku yang menarik minat, seperti novel, komik, majalah music atau bahkan buku panduan masak

Hobi terakhir yang dapat mencegah stress adalah olahraga. Olahraga adalah cara yang bagus untuk bersenang-senang sambil tetap bugar. Olahraga juga mengajarkan pelajaran hidup yang penting seperti bekerja teamwork belajar bagaimana menjadi lebih baik, menghadapi tantangan hingga mengendalikan emosi. Alternatif yang dapat dilakukan seperti berjalan kaki, berlari, bersepeda bahkan senam peregangan.

Maka dari itu, agar terhindar dari stress alangkah baiknya untuk selalu melakukan kegiatan yang disukai dan membuat hati senang. Kegiatan yang kita gemari sudah pasti membuat hati dan jiwa senang sehingga daya tahan tubuh terus meningkat di masa pandemi. Marilah kita selalu menjaga kesehatan mental dengan cara yang mudah dan menyenangkan.

 

Penulis : Jekti Wulandari, S.Pd (Guru pengajar Bahasa Indonesia)

Sumber: https://www.verywellmind.com/the-stress-of-working-from-home-4141174 diakses pada 6 Maret 202

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *